Ketika Lembur Aku Sendirian Di Kantor Bersama Bosku Yang Genit Ena Koume - Indo18 -

“Tapi aku suka bahaya,” kataku akhirnya, menoleh. Menantang.

Klik.

Jantungku berdegu kencang. Aroma parfumnya yang woody dan hangat tiba-tiba menyergap. Inilah yang disebut “genit ala Ena Koume”—bukan vulgar, tapi menjebak lewat detail kecil: tatapan yang terlalu lama, napas yang sengaja dihembuskan ke telinga, jarak yang terus menyusut tanpa pernah menyentuh. “Tapi aku suka bahaya,” kataku akhirnya, menoleh

Alis Arka naik. Dia tersenyum lebar, lalu menekan tombol remote di sakunya. Lampu ruangan mati satu per satu, hanya menyisakan backlight dari jendela kaca yang merefleksikan siluet kami berdua. “Tapi aku suka bahaya